Virus Corona (COVID-19) kini telah menjadi pandemik global. Organsisasi kesehatan dunia WHO melaporkan, sebanyak 186 negara telah terdampak wabah tesebut, termasuk Indonesia. Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam pencegahan penyebaran COVID-19 adalah melakukan pembatasan aktivitas (social distancing). Semua interaksi masyarakat menjadi terbatas satu sama lain, tak terkecuali dengan kegiatan belajar-mengajar. STIT Islamic Village juga telah mengeluarkan kebijakan perkuliahan secara daring dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Pada edaran pertamakali di tanggal 13 Maret 2020 STIT Islamic Village mengambil kebijakan untuk pelaksanaan kegiatan belajar-mengar tidak lagi dalam bentuk tatap muka tetapi dilakukan secara daring mulai dari tanggal 18 sampai dengan tanggal 28 Maret. Namun sesuai dengan surat keputusan Bupati Tangerang Nomor 440/Kep.273-Huk/2020 tentang Tanggap Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona Disease 2019 (Covid-19), maka masa kegitan belajar-mengajar secara dari diperpanjang hingga 23 Mei 2020 atau sampai berakhirnya tahun ajaran 2019-2020.

Artinya bahwa kegiatan-belajar mengajar dan Ujian Akhir Semester di STIT Islamic Village dilakukan secara daring. Selama pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring, Ketua STIT Islamic Village, Bpk. Dr. H. Muhyiddin Tohir Tamimi, MA memberikan kebijakan kepada Dosen-dosen untuk berkreatifitas dalam menggunakan medi pembelajaran daring sehingga tidak terpaku pada satu jenis media saja. Untuk itu maka masing-masing dosen menggunakan aplikasi beragam dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara daring.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *