2010

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamic Village Tangerang yang awal pendirinya bernama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dengan program studi PGTK dan PGSD, Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Islam, didirikan dengan maksud; perlunya sebuah Perguruan Tinggi Islam didalam Yayasan Islamic Village yang dikonsentrasikan bagi pengembangan ajaran islam. Adapun Islamic Village Tangerang di cetuskan pada tanggal 17 Agustus 1972 oleh pendirinya Bapak KH. Junan Helmy Nasution. Dengan tujuan, membantu program pemerintah di bidang pendidikan, sosial dan pemungkiman. Yayasan Islamic Village Tangerang telah menyelenggarakan program dari tingkat Play Group dan taman kanak kanak, Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Menengah Atas (SMA) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga akademi, dan pada tanggal 1 Jui 2003, dibentuklah tim pengembang sebagai penggagas berdirinya Perguruan Tinggi baru yang pada waktu itu bernama Tim Pengembang Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), Dengan Komposisi Tim Pengembang adalah : 1. Ketua : Dr. Hj. Atiqi Chollisni, SE. MM 2. Wakil Ketua : Muklis , SE, MM 3. Sekretaris : Baehaqi, S.Ag 4. Bendahara : Dr. M. Aminan, M,Pd 5. Anggota : Mikrad, SE, MM Drs. Hj. Luthfiah Faqih Selain hal tersebut di atas, keinginan pihak Yayasan Islamic Village untuk mendirikan Sekolah Tinggi Agama adalah sebagai tidak lanjut dari keberadaan program PGTK, yang sebelumnya telah berjalan sejak tahun 1996. Program ini merupakan embrio, atau cikal bakal lahirnya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT). Alhamdulillah, setelah mengalami proses yang cukup panjang, akhirnya pada tanggal 28 juli 2004, Sekolah Tinggi Agama Islam Islamic Village (STAIVI) Tangerang telah diverifikasi oleh koordinator perguruan tinggi agama islam swasta wilayah I DKI Jakarta (Kopertais Wil. I DKI Jakarta), dengan hasil sangat memuaskan. Namun setelah diverifikasi di Departemen Agama Republik Indonesia, hanya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) yang baru dikeluarkan ijinnya, yaitu No. DJ.II/25/05 tanggal 12 maret 2006. Dan diperpanjang dengan NO. DJ/216C/2007 tertanggal 28 mei 2007. Konsekuensi yang dijalankan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamic Village dengan Departemen agama RI adalah, bagaimana memperhatikan animo masyarkat dan sekaligus menanamkan image kepada masyarkat bahwa Perguruan Tinggi ini mempunyai mutu yang tidak kalah dengan Perguruan Tinggi negeri yang sejenis. Adapun model pembelajaran dan system kependidikan didalam lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamic Village Tangerang adalah; mengutamakan disiplin, mendahulukan akhlakul karimah, dan mementingkan kualitas, serta mengembangkan semua potensi dan kemampuan mahasiswa melalui student center learning.