Senin, 6 Desember 2021

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Islamic Village Tangerang dan Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Islamic Village secara resmi telah menyatu dengan Univeraitas Cendekia Abditama (UCA) menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (dulu STIT) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (dulu STES) yang didasarkan atas Keputusan Menteri Agama (KMA) yang diserahterimakan oleh Kementerian agama yang diwakili oleh Prof. Dr. Suyitno, M.Ag (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama RI) kepada Yayasan Islamic Village Tangerang Indonesia yang diwakili oleh Bapak Topan Haryadi.

Acara Penyerahan KMA Penyatuan STIT dan STES ke UCA dihadiri oleh Bapak Dr. M. Subali (Rektor UCA), Bapak Dr. H. Supriyadi Ahmad, MA (Sekretaris Kopertais Wilayah 1 DKI Jakarta dan Banten), Bapak Dr. H. Muhyiddin Tohir Tamimi, MA (Ketua STIT Islamic Village Tangerang), Ibu Dr. Hj. Atiqi Chollisni, P.hD (Ketua STES Islamic Village), Bapak Topan Haryadi (Perwakilan Yayasan Islamic Village Tangerang Indonesia) serta seluruh Pimpinan di UCA, STIT dan STES Islamic Village.

Acara yang berlangsung di Aula Universitas Cendekia Abditama dipandu oleh Ibu Reno Intan, M.Ps.IT yang merupakan dosen dari STIT Islamic Village Tangerang berlangsung dengan lancar dan khidmat. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu dosen STES Islamic Village kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dan Pengarahan oleh Rektor UCA, Perwakilan Yayasan, Perwakilan Kopertais 1 Wilayah DKI Jakarta dan Banten dan diakhir oleh sambutan, pengarahan serta penyerahan KMA oleh Bapak Prof. Dr. Suyitno, M.Ag kepada Yayasan Islamic Village Tangerang Indonesia sebagai yayasan penyelenggara Universitas Cendekia Abditama yang diwakili oleh Bapak Topan Haryadi.

Pada Kesempatan tersebut, Rektor UCA Bapak, Dr. M. Subali sebagai ketua Tim Penyatuan menyampaikan selayang pandang perjalanan penyatuan STIT dan STES Islamic Village ke UCA. Bahwa secara administrasi proses Penyatuan telah dilakukan melalui portal silemkerma Kemdikbud Ristek pada tanggal 25 Mei 2021, dan telah mendapatkan rekomendasi dari Kemdikbud Ristek pada 3 November 2021 setelah dilakukan Visitasi Online pada Agustus 2021. Setelah melalui beberapa tahapan administrasi alhamdulillah pada Desember 2021 telah mendapatkan Keputusan Menteri Agama tentang Penyatuan STIT dan STES ke UCA sebagai persyaratan administrasi proses selanjutnya dalam penyatuan STIT dan STES ke UCA sebagai Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam berupa proses Migrasi Data pada Pd-Dikti yang Insyaallah dalam waktu dekan akan dilakukan.

Yayasan Islamic Village Tangerang Indonesia sebagai Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi STIT dan STES Islamic Village serta Universitas Cendekia Abditama yang diwakili oleh Bapak Topan Haryadi menyampaikan Terimakasih dan Penghargaan kepada Bapak Prof. Dr. Suyitno, M.Ag dan Bapak Dr. Supriadi Ahmad, MA. Yayasan berpesan setelah menyatunya seluruh pendidikan tinggi dalam 1 perguruan tinggi Univeraitas Cendekia Abditama berharap dapat memberikan sumbangsih besar dalam pembangunan segala aspek bagi Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dan Negara Indonesia ke depannya.

Dalam sambutannya, Bapak Dr. Supriadi Ahmad, MA sebagai sekretaris Kopertais 1 Wilayah DKI Jakarta dan Banten menyampaikan “melalui kesempatan ini Kopertais mengucapkan selmat atas KMA tentang Penyatuan STIT dan STES ke UCA, yang mana kami menganggap ini sebagai sebuah kemajuan dan prestasi yang dicapai dengan berubahnya dari sekolah tinggi menjadi Universitas, dan menjadi yang pertama perguruan tinggi swasta di wilayah Kopertais 1 wilayah DKI Jakarta dan Banten yang berubah menjadi Universitas”. Selain itu Kopertais berpesan agar Prodi-prodi di STIT dan STES dapat meningkatkan peringkat Akreditasinya hingga mendapat peringkat akreditasi Unggul, apalagi setelah menyatu dengan Universitas Cendekia Abditama.

Bapak Prof. Dr. Suyitno, M.Ag dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa “Nama UCA dapat menjadi inspirasi dalam menghasilkan insan cendekia yang dapat mengintegrasikan antara natural science, Social science dan islamic study sehingga dapat mendistrupsi dikotomi keilmuan yang selama ini membayangi pendidikan di Indonesia”. Selain itu bahwa Kementerian Agama dalam hal penyatuan ini menitipkan Prodi-prodi Keagamaan dari STIT dan STES kepada Rektor UCA dan Yayasan untuk dapat meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dan peringkat akreditasi yang saat disatukan telah berstatus baik dan baik sekali hingga menjadi Unggul.

Penulis: Ahmad Buchori Muslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *